PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP PENINGKATAN KASUS KORUPSI DI PEMERINTAH DAERAH

Malmingcer Waruwu, Listyowati Sumanto

Sari


Fiscal decentralization is a policy strategy that aims to strengthen regional independence in managing financial resources and bringing public services closer to the community. However, in practice, fiscal decentralization often raises new problems, one of which is the increasing potential for corruption at the local government level. This study examines the weaknesses of the supervisory system, lack of human resource capacity, and weak institutional integrity as factors that reinforce the negative relationship between fiscal decentralization and clean governance. This study aims to analyze how the delegation of fiscal authority from the central government to the regions affects the frequency and pattern of corruption in the local government environment. Using a type of descriptive normative juridical research, secondary data were analyzed qualitatively. Draw conclusions using deductive logic. The findings show that although fiscal decentralization brings positive potential in regional development, its implementation has not been accompanied by an adequate internal and external control system, thus increasing the scope for budget abuse. Therefore, it is necessary to strengthen supervisory policies, increase fiscal transparency, and empower civil society as social control. The study concludes that fiscal decentralization will only have a positive impact if it is accompanied by reform of the legal system, increased accountability, and integrity enforcement at the local level.

 

Keywords: Fiscal Decentralization, Corruption, Local Government, Supervision, Financial Governance 

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Apriliansyah. "KPK RI: 167 Kepala Daerah Terjerat Korupsi Tahun 2004-2024." ANTARA News Bangka Belitung, 2024. https://babel.antaranews.com/berita/425503/kpk-ri-167-kepala-daerah-terjerat-korupsi-sepanjang-2004-2024.

Badan Pusat Statistik (BPS). "Indeks Perilaku Antikorupsi 2020." Bps.Go.Id, no. 53 (2020). https://www.bps.go.id/publication/2020/08/31/e0720d00c6c0f130af1dca61/indeks-perilaku-anti-korupsi-2020.html.

Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. "Pemerintah Luncurkan Aksi Pencegahan Korupsi 2023-2024." Humas Sekretariat Kabinet Republik Indonesia., 2022. https://setkab.go.id/pemerintah-luncurkan-aksi-pencegahan-korupsi-tahun-2023-2024.

Fisman, R., & Gatti, R. "Desentralisasi dan Korupsi: Bukti Lintas Negara." Jurnal Ekonomi Publik, 2002, 325–45.

Friedman, Lawrance M. Sistem Hukum: Perspektif Ilmu Sosial (1975),. New York: Yayasan Russell Sage, 1975.

Komisi Korupsi, Pemberantasan. "Kinerja KPK 2020-2024: Penanganan 2.730 Kasus Korupsi, Lima Sektor Jadi Fokus Utama." Komisi Pemberantasan Korupsi, 2024.

Maria, Evi, Abdul Halim, Eko Suwardi, dan Setiyono Miharjo. "Desentralisasi Fiskal dan Probabilitas Korupsi: Bukti Empiris dari Indonesia." Jurnal Ekonomi dan Bisnis 22, no. 1 (2019): 1–22. https://doi.org/10.24914/jeb.v22i1.2036.

Perbendaharaan, Jurnal, Keuangan Negara, dan Kebijakan D a n. "Penentu Korupsi di Pemerintah Daerah di Indonesia." Jurnal Tinjauan Perbendaharaan Indonesia Perbendaharaan Negara dan Kebijakan Publik 6, no. 4 (2021): 326. https://doi.org/10.33105/itrev.v6i4.410.

Santo. "Kebijakan Desentralisasi dan Dampaknya terhadap Pemerintah Daerah di Indonesia." Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Medan Area, 2024. https://pemerintahan.uma.ac.id/2024/08/kebijakan-desentralisasi-dan-dampaknya-terhadap-pemerintahan-daerah-di-indonesia.

Zachra, Fathimathuz, De Chaniago, Moody Rizqy, dan Syailendra Putra. "JERUMI: Jurnal Pendidikan Agama Humaniora dan Multidisiplin Mengeksplorasi Akar Penyebab Korupsi di Indonesia: Analisis Faktor Pendorong dan Solusi untuk Memberantasnya." JERUMI: Jurnal Pendidikan Agama, Humaniora dan Multidisiplin 1, no. 2 (2023): 548

BPK & Kejaksaan Negeri Nias Selatan. (2023). Laporan Hasil Pemeriksaan & Penanganan Korupsi Dana Desa.

Kantor Kejaksaan Distrik Nias Selatan. (2023). Data Statistik Penanganan Kasus Korupsi 2019–2023.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). (2022)). Laporan hasil pemeriksaan pengelolaan dana desa di Kabupaten Nias Selatan.

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2023). Data Alokasi Dana Transfer ke Daerah untuk Tahun Buku 2023.

Alamsyah, Podungge, dan Ratnawati Elfrida. "PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PELAPOR KORUPSI DI INDONESIA." Tinjauan Hukum UNES 5, no. 3 (2023).

Anna, Edy. "Desentralisasi Fiskal dan Tingkat Korupsi di Indonesia." Ebbank 2, no. 2 (2012): 371–82.

Aqiilah, Muhammad Rakadhitia Hilmi, dan Elfrida Ratnawati Gultom. "Analisis Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 37/POJK/2018 tentang Transaksi Jasa Keuangan Berbasis Teknologi Informasi (Crowdfunding)." Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan 9, no. 1 (2023): 138–50. https://doi.org/10.25157/moderat.v9i1.2875.

Kharisma, Bayu. "Desentralisasi Fiskal dan Pertumbuhan Ekonomi: Sebelum dan Sesudah Era Desentralisasi Fiskal di Indonesia." Jurnal Studi Ekonomi & Pembangunan 14, no. 2 (2013): 101–19. https://journal.umy.ac.id/index.php/esp/article/view/1249.

Martini, "Tantangan dan Peluang Penegakan Hukum dalam Pemberantasan Korupsi." Solusi 17, no. 1 (2019): 70–75. https://doi.org/10.36546/solusi.v17i1.153.

Maryam Priska Asmara Sandi, Elfrida Ratnawati Gultom. "ANALISIS RETORIKA KEADILAN DALAM KORUPSI DI INDONESIA: STUDI KASUS GRATIFIKASI RAFAEL ALUN TRISAMBODO."Journal.My Ensiklopedia. Vol 6, No (2024): 87–98. https://jurnal.ensiklopediaku.org/ojs-2.4.8-3/index.php/ensiklopedia/article/view/2564.

Puspitarini, Ratnasari, dan Elfrida Ratnawati. "Kerugian Negara Akibat Penyalahgunaan Kewenangan Pimpinan Bank dalam Putusan Tindak Pidana Korupsi Kasus Nomor 10/Pid.Sus-TPK/2022/PN Smg." Tinjauan Hukum UNES 5, no. 4 (2023): 1676–89.

Putra, Adde Pramana, dan Elfrida Ratnawati. "POLITIK HUKUM DALAM REFORMASI HUKUM UNTUK MEMBERANTAS KORUPSI." Jurnal Cahaya Mandalika Vol. 3 No. (n.d.). https://www.ojs.cahayamandalika.com/index.php/JCM/article/view/1628.

Ridhawati, Retno. "Akuntabilitas dalam Desentralisasi Fiskal: Tantangan dan Strategi untuk Tata Kelola Pemerintah Daerah." Jurnal Ilmiah Mandalika (JSM) 6 (2025): 80–87.

Tawang, Dian Adriawan. "Pelaksanaan Ketentuan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Studi Kasus dan Analisis)." Jurnal Hukum PRIORIS 2 (2010): 220–28.

Toule, Elsa R. M. "Adanya Ancaman Hukuman Mati dalam UU Tindak Pidana Korupsi." Jurnal Hukum PRIORIS 3, no. 3 (2016): 103–10. https://doi.org/10.25105/prio.v3i3.370.

Zakiy Bima Kusuma Aliyan, dan Elfrida Ratnawati Gultom. "Reformasi UU tentang Adanya Hukuman Mati bagi Pelaku Korupsi." Jurnal Pekerjaan Umum 6, no. 2 (2023): 534–48. https://doi.org/10.35817/publicuho.v6i2.146.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v8i1.3474

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.