PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH BETON SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN BETON

Arman Arman, Gebrian Djorgie, Muhammad Ridwan, Misbah Misbah

Sari


Peningkatan limbah konstruksi akibat pembangunan infrastruktur yang pesat memerlukan solusi pengelolaan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan limbah beton dari Sitinjau Lauik sebagai pengganti sebagian agregat kasar terhadap nilai kuat tekan beton. Mutu beton yang direncanakan adalah f’c 20,75 MPa dengan variasi kadar penggantian sebesar 0%, 13%, 23%, dan 37%. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur beton 28 hari menggunakan benda uji silinder.Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton normal (0% limbah) memiliki kuat tekan rata-rata sebesar 27,70 MPa. Pada variasi campuran limbah beton 13%, 23%, dan 37%, nilai kuat tekan berturut-turut menurun menjadi 25,39 MPa, 20,38 MPa, dan 17,75 MPa. Meskipun terjadi penurunan kekuatan sebesar 8,35% pada variasi 13%, nilai tersebut masih memenuhi target kuat tekan rencana f’c= 20,75 MPa. Namun, pada variasi 23% dan 37%, kuat tekan beton sudah berada di bawah nilai rencana sehingga tidak disarankan untuk konstruksi struktural. Penurunan ini disebabkan oleh berat jenis limbah beton yang lebih rendah dan porositas yang lebih tinggi dibandingkan agregat koral alami. Dapat disimpulkan bahwa kadar optimum penggantian agregat kasar dengan limbah beton adalah sebesar 13%.

Kata Kunci : Limbah Beton, Agregat Kasar, Kuat Tekan, Beton Berkelanjutan


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bobi, S. (2021). Pengaruh Penggunaan Limbah Beton Sebagai Substitusi Aggregat Kasar Pada Campuran Beton 10%–20%–30% Terhadap Kuat Tekan Beton K–250 (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat).

Patah, D., & Dasar, A. (2022). Pengaruh Limbah Beton Sebagai Pengganti Agregat Kasar Pada Kekuatan Beton. JTT (Jurnal Teknologi Terpadu), 10(2), 158-163.

Dewi, E. (2023). Pemanfaatan Limbah Hasil Pengujian Beton Pada Proyek Bypass (Bil) Mandalika Sebagai Pengganti Sebagian Agregat Kasar Beton Normal. Jurnal Handasah, 3(1).

Standar Nasional Indonesia (2019) ‘Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung’, Sni 2847-2019, (8), p. 720.

Junaidi, A. (2017). Daur Ulang Limbah Pecahan Beton Sebagai Pengganti Agregat Kasar Pada Campuran Beton. Bearing: Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil, 4(1), 5-15.

Tjokrodimulyo, K. 2007. Teknologi Beton. Gramedia. Yogyakarta

Ishaq, M., Nasmirayanti, R., & Trinanda, A. Y. (2020). Pengaruh Limbah Beton sebagai Pengganti Agregat Kasar terhadap Kuat Tekan Beton. Civil Engineering Collaboration, 34-40.

Zakirah, R., Abdullah, A., & Amalia, Z. (2023). Pemanfaatan Limbah Beton Sebagai Pengganti Agregat Kasar Pada Kekuatan Beton. Journal of The Civil Engineering Student, 5(4), 337-343.

SNI 15-2049-2004 (2004) Semen Portland, Badan Standarisasi Nasional, Jakarta.

SNI 03-2847-2002 (2002), Tata Cara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung, Badan Standardisasi Nasional, Jakarta.

SNI 7656:2012 (2012) Tata Cara Untuk Pemilihan Beton Normal, Beton Berat, Beton Massa, Badan Standarisasi Nasional, Jakarta.

SNI 03-2834-2000 (2000) Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal, Badan Standarisasi Nasional, Jakarta.

SNI 03-2493-2011 (2011), Tata Cara Pembuatan dan Perawatan Benda Uji Beton Di laboratorium, Badan Standarisasi nasional, Jakrta.

SNI 1974-2011 (2011), Cara Uji Kuat Tekan Beton dengan Benda Uji Silinder, Badan Standarisasi Nasional, Jakarta.

SNI 03-4142-1996 (1996), Metode Pengujian Jumlah Bahan dalam Agregat yang Lolos Saringan 200 (0,075mm), Badan Standarisasi Nasional, Jakarta.

SNI 03-1969-1990 (1990), Metode pengujian berat jenis dan penyerapan air agregat kasar, Badan Standardisasi Nasional, Jakarta.

SNI 03-1971-1990 (1990), Metode Pengujian Kadar Air Agregat, Badan Standarisasi Nasional.

SNI 1972:2008 (2008), Cara uji slump beton, Badan Standardisasi Nasional, Jakarta




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v8i10.3890

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.