HYGIENE SANITASI DAN KANDUNGAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI PADA CENDOL DI PASAR PAGI ARENGKA KOTA PEKANBARU

Zurni Seprina, Ervy Artiyanti

Sari


Prinsip hygiene sanitasi harus diperhatikan dalam melaksanakan hygiene sanitasi makanan yang baik yaitu dimulai dari 6 (enam) pronsip sanitasi pengolahan bahan makanan/minuman dari proses pemilihan bahan makanan, penyimpanan bahan makanan matang, pengolahan, penyimpanan yang sudah selesai, pengangkutan, dan penyajian. Escherichia coli merupakan mikroorganisme di dalam analisis air untuk menguji adanya pencemaran oleh tinja, tetapi untuk media penyebarannya tidak selalu melalui air, melainkan melalui kegiatan tangan ke mulut atau dengan pemindahan pasif melalui makanan atau minuman Tujuan penelitian ialah untuk megidetifikasi hygiene saitasi dan kandugan Escherichia coli pada cendol. Desain penelitian ini adalah one shot case study untuk menunjukan kekuatan pengukuran dan nilai ilmiah dengan populasi cendol yang dijual di pasar pagi Aregka Kota Pekanbaru, jumlah sampel 4 responden diambil dengan teknik purposive sampling. Analisa data yang digunaka ialah univariat berupa hasil labor dari cendol. Hasil penelitian dengan uji laboratorium diketahui dari 4 (empat) sampel cendol didapat, 1 (satu) cendol positif Escherichia coli dan 3 (tiga) negatif tidak mengandung Escherichia coli. Kesimpulannya adalah dari hasil laboratorium didapatkan kualitas cendol tidak memenuhi syarat dan hygiene sanitasi 4 penjual cendol 1 diantaranya tidak memenuhi syarat. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah hendaknya pedagang cendol menjaga hygiene sanitasi, terutama di personal hygiene penjamah agar bisa berperilaku serta menjaga kualitas cendol.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonim, 2007, Ecsherichia coli, diakses 15 November 2015n (http://www.wordpress.com)

Agtaria Dwi Molita. (2017). Identifikasi Bakteri Escherichia coli Pada Minuman Susu Kedelai Bermerek Dan Tidak Bermerek Di Kota Bandar Lampung.

Badri, R. (2013). Analisis Kandungan Bakteri Escherichia Coli Pada Minuman Es Cendol di Pasar Kodim Kota Pekanbaru Tahun 2013 (tidak diterbitkan). Skripsi STIKes Hangtua Pekanbaru.

Entjang, I. 2003. Mikrohiologi dan Parasitologi.

Citra Aditya Bakti. Bandung.http://id.resepmasaktradisional.com/2012/11/Cara-Membuat-Es-Cendol-Dawet.html.Diakses Pada Tanggal 20 Maret 2015. http:/www.organisasi.Org/1970/01/isi-kandungan-gizi-dawet-komposisi-nutrisi-bahan-makanan.html.diakses pada tanggal 20 maret 2015

Kepmenkes RI No. 1096/MENKES/PER/VI/2011 tentang Higiene Sanitasi Jasa

Boga, diakses pada 14 November 2015 http://www.depkes.go.id/download/SK1098.03.pdf,

Kepmenkes RI No. 942/MENKES/SK/VII/2003 Tentang Pedoman Persyaratan Hygiene Sanitasi Makanan Jajanan. Diakses pada 14 November 2015, http://www.depkes.go.id/download/SK942.03.pdf

Sanjaya TA. 2013. Deteksi Escherichia coli Pada Jajanan Cendol Yang Dijual Di Pasar Tradisional. MAJORITY (Medical Journal of Lampung University), 10– 17.

Suherma, A. 2014. Tinjauan Higiene Sanitasi Pengelolahan Susu Kedelai Dan Analisis Kandungan Bakteri E.coli Pada 5 Usaha Kecil Di Kota Pekanbaru.

Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Alfabeta Bandung.

Melliawati, R. 2009. Escherichia Coli (Vol. 4). BioTrends. https://docplayer.info/40812382-Bab-iii-metode-penelitian-penelitian-dilakukan-pada-penjual-minuman-olahan-yang-berada-di-pasar.html




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v3i2.620

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.