MODERNISASI SISTEM PEMASYARAKATAN SEBAGAI SUB SISTEM PERADILAN PIDANA DI INDONESIA (STUDI ANALISIS SIYASAH QADHA’IYAH SYAR’IYAH)

Edi Rosman, Zul Efendi, Saiful Amin, Miswardi Miswardi

Sari


The panitentiary System in Indonesia in general and in West Sumatra in particular is a sub-Criminal Justice System. Goal orientation of the criminal process since the police, prosecutors, judiciary is a panitentiary. The philosophy’s is conceptually much different from the concept of imprisonment. The existence of a gap between the conceptual ideal and its practical reality, the  planning and implementing the modernization process of both the system and the penitentiary itself. Penitentiary is "a place to the development of prisoners, panitentiary students, and  clients." The implementation its system is essentially an effort to develop Indonesian people as a whole, so that in this context prisons have a very strategic role in the context of fostering human resources, the implementation of guidance for panitentiary including how to create conducive conditions in carrying out duties. The effective coaching in prisons to develop Indonesian people as a whole is very important for modernization. In general, prisons in historical contexts often prioritize a security approach, whether it is maximum security, medium security and minimum security. Modernization is security approach and spiritual approach when integreted sistem. In perspektive siyasah qadha’iyah’s is the essence of the modernization of the prison system now and in the future.

Keywords: Panitentiary System;Modernization; siyasa qadha'iyah Syar'iyah


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ali, Achmad, 2009, Menguak Teori Hukum (Legal Theory) & Teori Peradilan (Judicial Prudence) : Termasuk Interpretasi Undang-undang (Legis Prudence) Volume 1 Pemahaman Awal, Kencana, Jakarta.

Atmasasmita, Romli, 2001, Reformasi Hukum Hak Asasi Manusia dan Penegakan Hukum, Bandung.

Josias Simon R dan Thomas Sunaryo, 2010, Studi Kebudayaan Lembaga Pemasyarakatan di Indonesia, Lubuk Agung, Bandung.

Sunggono, Bambang, 2009, Metodelogi Penelitian Hukum, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Adi, Koesno, Diversi Sebagai Upaya Alternatif Penanggulangan Tindak Pidana Narkotika oleh Anak, UMM Press, Malang, 2009.

Astuti (I), Made Sadhi, Pemidanaan Terhadap Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana, IKIP Malang, Malang, 1997.

Graycar, Adam, The Age of Criminal Responsibility, Australian Institute of Criminology, 2000.

Harsono, Hs C.I., Sistem Baru Pembinaan Narapidana, Djambatan, Jakarta, 1995.

Krisnawati, Emeliana, Aspek Hukum Perlindungan Anak, CV Utomo, Bandung, 2005.

L.Packer,Herbert, The Limit of The Criminal Sanction, California, Stanford University Press, 1988.

Masruchin Ruba'i dan Made Sadhi Astuti, Hukum Pidana I, IKIP, Malang, 1995.

Michael Cavadino and James Dignan, The Penal System, London, SAGE Publication, 1993.

Muladi, Kapita Selekta Sistem Peradilan Pidana Cetakan I, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang, 1995.

Muladi dan Barda Nawawi Arief, Bunga Rampai Hukum Pidana, Alumni, Bandung, 1992. Mulyana W. Kusumah, Hukum dan Hak-Hak Anak, Rajawali, Jakarta, 1986. Muncie, Jhon. (1999), Youth and Crime, A Critical Introduction, London, Sage Publication. Nashriana, Perlindungan Hukum Pidana Bagi Anak di Indonesia, Rajawali Pers, Jakarta, 2011.

Padmowahyono, Bahan-Bahan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, Aksara Baru, Jakarta, 1981.

Priyatno,Dwidja,Sistem Pelaksanaa Pidana Penjara di Indonesia, Refika Aditama, Bandung, 2006.

Romli Atmasasmita, Perbandingan Hukum Pidana, mandar Maju, Bandung, 1996.

Supramono, Gatot, Hukum Acara Pengadilan Anak, Jembatan, Jakarta 2000.

A'yun, A. Q. (2003). Lembaga Pemasyarakatan Wanita Di Semarang. Surakarta.

Bogdan, R.C. & Taylor, S.J. (1992). Introduction to Qualitative Research Methotds: A Phenomenological Approach in the Social Sciences. Usaha Nasional, Surabaya.

Bryson, J.M. (2001). Perencanaan Strategis: Bagi Organisasi Sosial. Pustaka Pelajar, Yogyakarta. Conyers, D. (1992).

C, W. W. (T.Thn.). Pendekatan Ekologi Pada Rancangan Arsitektur,Sebagai Upaya Mengurangi Pemanasan Global.

Administrasi Pembangunan, Perkembangan Pemikiran dan Praktiknya di Indonesia. Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia. Morrisey, G.L. (1997)

Pedoman Perencanaan Taktis: Membuahkan Hasil Jangka Pendek Anda. Prenhallindo, Jakarta. Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 24 tahun 2014 tentang pedoman penilaian pengubahan klas unit pelaksana teknis pemasyarakatan.

Tjokroamidjojo, B. (1978). Administrasi Pembangunan: Administrasi Negara untuk Mendukung Proses Pembangunan. Fakultas Ketatanegaraan & Ketataniagaan Universitas Brawijaya, Malang. Tjokroamidjojo, B. & Mustopadidjaja, A.R. (1980

Pengantar Pemikiran tentang Teori dan Strategi Pembangunan Nasional. Jakarta: PT Gunung Agung. Tjokrowinoto, M. (2012). Pembangunan (Dilema dan Tantangan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Siagian, S.P. (2012). Manajemen Sumber daya Manusia. Bumi Aksara, Jakarta.

Petrus Irwan Panjaitan, dan Pandapotan Simorangkir, LEMBAGA PEMASYARAKTAN Dalam Perspektif Sistem Peradilan Pidana, Pustaka Sinar Harapan, Jakarta,1995,

Pendahuluan keputusan menteri hukum dan hak asasi manusia nomor M.02-PK.04.10 Tahun 1999

Ditjen BTW Dept. Kehakiman, Implementasi Standard Minimun Rules, Majalah Kepenjaraan, 1969

Bambang Purnomo, Pelaksanaan Pidana Penjara Dengan Sistem Pemasyarakatan,Liberty,Yogyakarta, 1986

Sudarto, Kapita Selekta Hukum Pidana, Penertib Alumni, Bandung, 1981




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v3i5.942

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.