ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRES PERSALINAN

Zulfita Zulfita

Sari


Abstract: Labor is a natural physiological process, yet it frequently causes high levels of anxiety and stress in childbearing women. Unmanaged labor stress can trigger physical and psychological complications for both the mother and the fetus. This study aims to analyze various factors influencing maternal stress levels during the labor process. The primary factors examined include age, parity, education level, spousal support, healthcare provider support, financial anxiety, and history of pregnancy complications. Analysis results indicate that psychological readiness, parity, and emotional social support play a significant role in reducing the threshold of labor stress. A comprehensive understanding of these factors is crucial for midwives and healthcare professionals to design holistic midwifery care interventions that ensure a safe and comfortable childbirth experience. 

Keywords: Labor Stress, Parity, Social Support, Midwifery 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aisyah, S., & Marwah, S. (2020). Faktor Ekonomi dan Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 112–119.

Anggraini, D. (2021). Tingkat Pendidikan dan Efikasi Diri Ibu Hamil dalam Menghadapi Persalinan. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, 13(1), 45–52.

Arikunto, S. (2020). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Astuti, T. (2020). Pengaruh Stres Fisiologis terhadap Durasi Kala I Persalinan. Jurnal Ilmu Kebidanan, 9(1), 33–40.

Dahlan, M. S. (2017). Statistik untuk Terapis dan Kesehatan: Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat. Jakarta: Epidemiologi Indonesia.

Dewi, R. P. (2020). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil dengan Kesiapan Menghadapi Persalinan. Jurnal Midwifery, 5(2), 88–95.

Fatimah, S., & Widia, L. (2021). Asuhan Sayang Ibu dan Tingkat Kecemasan Ibu Bersalin Kala I. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(3), 201–209.

Fitriani, A., & Sari, N. (2021). Kematangan Emosional Berdasarkan Usia Ibu dan Respons Terhadap Nyeri Persalinan. Jurnal Psikologi Kesehatan, 7(1), 14–22.

Handayani, S., Mulyani, T., & Rahayu, S. (2022). Asuhan Kebidanan Holistik pada Masa Persalinan. Yogyakarta: Deepublish.

Hidayat, A., & Agustin, R. (2020). Analisis Faktor Paritas terhadap Tingkat Stres Ibu Bersalin. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 11(2), 67–74.

Indrayani, I. (2020). Penerapan Woman-Centered Care dalam Menurunkan Tingkat Stres Persalinan. Jurnal Kebidanan Klinik, 6(1), 25–31.

Kusuma, A., Dewi, S., & Hartati, L. (2020). Peran Pendampingan Suami dalam Mengurangi Nyeri dan Stres Persalinan. Jurnal Riset Kebidanan, 10(2), 142–150.

Kuswanti, I. (2021). Fisiologi Stres dan Implikasinya pada Proses Persalinan. Jakarta: Trans Info Media.

Lestari, P., & Yuliani, D. (2021). Dampak Stres Persalinan terhadap Komplikasi Maternal dan Neonatal. Jurnal Keperawatan Maternitas, 8(3), 178–186.

Maryani, T., Wati, E., & Astuti, R. (2021). Determinant Factors of Maternal Stress During Labor Process. International Journal of Nursing and Midwifery, 13(2), 55–63.

Mulyani, S. (2020). Pengaruh Riwayat Trauma Persalinan Masa Lalu Terhadap Kecemasan Antenatal. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi, 7(2), 90–97.

Ningsih, R., & Triani, E. (2021). Komunikasi Terapeutik Bidan dalam Menurunkan Kecemasan Ibu Primigravida. Jurnal Komunikasi Kesehatan, 12(1), 38–46.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurhayati, Y., Kurniati, D., & Rahma, A. (2020). Gambaran Tingkat Kecemasan dan Stres Ibu Bersalin di Rumah Sakit. Jurnal Ilmu Keperawatan, 8(1), 10–18.

Pratiwi, E., Susanti, I., & Utami, W. (2022). Usia Ibu dan Risiko Stres Persalinan pada Primigravida. Jurnal Kebidanan Komunitas, 10(1), 50–58.

Putri, M., & Budi, A. (2021). Dukungan Ekonomi dan Psikologis Keluarga Terhadap Ketenangan Ibu Bersalin. Jurnal Sosial Kesejahteraan, 9(2), 101–109.

Rahmawati, A. (2020). Kesiapan Psikologis Remaja dalam Menghadapi Kehamilan dan Persalinan. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, 6(2), 77–84.

Rukmana, E., Sari, D., & Wijayanti, T. (2019). Mekanisme Hormonal Stres dan Efeknya terhadap Kontraksi Uterus. Jurnal Biomedik Kesehatan, 5(3), 130–138.

Santoso, B., & Kurniawan, H. (2021). Dukungan Suami Sebagai Moderasi Antara Nyeri dan Stres Persalinan. Jurnal Psikologi Sosial, 15(1), 22–30.

Sari, F., & Hartati, N. (2021). Persepsi Biaya dan Jaminan Kesehatan Terhadap Stres Menjelang Persalinan. Jurnal Administrasi Kesehatan, 9(3), 210–218.

Setyowati, E. (2022). Efektivitas Pendampingan Suami terhadap Pelepasan Hormon Endorfin Ibu Bersalin. Jurnal Kebidanan Mandiri, 14(1), 12–19.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryani, L., & Handayani, F. (2021). Psikologi Wanita dalam Masa Kehamilan, Persalinan, dan Nifas. Jakarta: Salemba Medika.

Susanti, N. (2021). Perbedaan Tingkat Stres Antara Ibu Primigravida dan Multipara Kala I Persalinan. Jurnal Asuhan Kebidanan, 13(2), 85–92.

Utami, K., & Wijaya, S. (2022). Fear of the Unknown: Analisis Stres Psikologis Primigravida. Jurnal Kesehatan Mental, 4(1), 30–39.

Wahyuningsih, S. (2022). Kualitas Pelayanan Kebidanan dan Tingkat Kepuasan Serta Ketenangan Ibu Bersalin. Jurnal Kebidanan Terapan, 8(1), 40–48.

Wardani, A., Lestari, S., & Murni, A. (2022). Riwayat Komplikasi Kehamilan Sebagai Prediktor Stres Persalinan. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 18(1), 60–68.

Wulandari, S., & Kurnia, D. (2022). Manajemen Stres dan Kecemasan Persalinan Melalui Pendekatan Kebidanan. Bandung: Pustaka Setia.




DOI: https://doi.org/10.33559/err.v4i2.3004

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Anda Pengunjung Ke- Flag Counter