TINJAUAN EKONOMI POLITIK PENYUSUNAN KEBIJAKAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NAGARI KOTO RANTANG
Sari
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Alan Whaites. (2017). The Beginner’s Guide to Political Economy Analysis (PEA). July, 1–13. https://www.gov.uk/government/news/nsgi-publishes-political-economy-analysis-beginners-guide
Amaliatulwalidain. (2016). DEMOKRASI LOKAL DI SUMATERA BARAT Memahami Pendekatan “Self Governing Community” Pada Sistem Pemerintahan Nagari Modern di Minangkabau. Jurnal Pemerintahan Dan Politik, 2(1), 1–8.
Baiman, R. (2006). Deepening Democracy: Institutional Innovations in Empowered Participatory Governance. Science & Society. https://doi.org/10.1521/siso.2006.70.4.566
Bebbington, A., Dharmawan, L., Fahmi, E., & Guggenheim, S. (2006). Local Capacity, Village Governance, and the Political Economy of Rural Development in Indonesia. World Development, 34(11), 1958–1976. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2005.11.025
Blomkamp, E., Sholikin, M. N., Nursyamsi, F., Lewis, J. M., & Toumbourou, T. (2017). Understanding Policymaking in Indonesia: In Search of a Policy Cycle. KSI Working Paper, 26, 1–45. https://www.ksi-indonesia.org/en/news/detail/understanding-policy-making-in-indonesia-in-search-of-a-policy-cycle
BPS Agam. (2019). Kabupaten Agam Dalam Angka 2019. 492.
Bruch, C., Lerner, M., & D’Andrea, C. (2017). Political economy analysis. Environmental Forum, 34(1), 32–36.
Datta, A., Jones, H., Febriany, V., Harris, D., Dewi, R. K., Wild, L., & Young, J. (2011). The political economy of policy-making in Indonesia: Opportunities for improving the demand for and use of knowledge. In Bulletin of Indonesian Economic Studies. http://dx.doi.org/10.1080/00074917812331333371%5Cnhttps://www.odi.org/sites/odi.org.uk/files/odi-assets/publications-opinion-files/7531.pdf
Datta, A., Jones, H., Febriany, V., Harris, D., Kumala, R., Wild, L., & Young, J. (2011). KSI-2011-PoliticalEconomyPolicyMaking. July.
Djohani, R. (2008). Panduan penyelenggaraan musyawarah perencanaan pembangunan.
Fung, A., & Wright, E. O. (2001). Deepening democracy: Innovations in empowered participatory governance. In Politics and Society. https://doi.org/10.1177/0032329201029001002
Fung, A., & Wright, E. O. (2003). Thinking about empowered participatory governance. Deepening Democracy: Institutional Innovations in Empowered Participatory Governance.
Ibrahim, H. R. (2017). Potret Pertumbuhan Ekonomi, Kesenjangan Dan Kemiskinan Di Indonesia Dalam Tinjauan Ekonomi Politik Pembangunan. Jurnal Ilmu dan Budaya, 40(55), 6305–6328.
Indra Muchli, A. (2017). Distribusi Kekuasaan Dalam Struktur Pemerintahan Di Indonesia.
Kessa, W. (2015). Perencanaan pembangunan desa (Z. M. Syaiful Huda, Sutoro Eko, Bito Wikantosa, Anwar Sanusi, Eko Sri Haryanto, Anom Surya Putra, Borni Kurniawan, Abdullah Kamil (ed.); Cetakan Pe). KEMENTERIAN DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL, DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA.
Kurniawan, B. (2015). Desa Mandiri, Desa Membangun. 1–27. https://www.dpr.go.id/dokblog/dokumen/F_20150410_4190.pdf
Masyitah. (2019). VILLAGE GOVERNANCE : Village Democracy in the Frame of Self Governing Community and Local Self Government. Meraja Journal, 2(3), 85–99.
Palulungan, L. M. G. H. K., Ramli, M. T., Yunus, Y., & Fattah, I. (2020). Mengubah kebijakan publik di desa. Yayasan Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI).
Peraturan Bupati Agam No 54. (2017). Petunjuk Teknis Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nagari.
Peraturan Pemerintah RI No.47. (2015). PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 47 TAHUN 2015.
Permendagri No 114. (2014). PEDOMAN PEMBANGUNAN DESA DENGAN.
Pristiyanto, D. (2015). Panduan Penyusunan RPJM Desa.
Purnomo, J. (2016). Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (Seri Buku Saku UU Desa). In JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan (Vol. 4, Nomor 1).
Rapanna, P. (2020). Kebijakan Publik dan Tantangan Pembangunan Ekonomi. https://osf.io/preprints/8b3fk/
Rauf, R., & Maulidah, S. (2015). Pemerintahan Desa (M. Yusri (ed.)). Zanafa Publishing.
Undang - Undang RI No. 6. (2014). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.
Waskitojati, D., Handoyo, S., Wuryaningsih, C. D., Prasetyo, H. D., & Luwihono, S. (2016). Model Proses Pengaggaran Pembangunan Desa Secara Partisipatif Penyusun. Lembaga Percik Salatiga, 28.
Zamroni, S. (2016). Desa Membangun Tanpa Meninggalkan Kelompok Pinggiran. 2(1), 1–10.
DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v4i1.1031
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Negara Pengunjung

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.










