IMPLEMENTASI PROMOSI KESEHATAN DALAM PROGRAM STUNTING DI UPT PUSKESMAS PELANGIRAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR TAHUN 2021

Intan Sari, Reno Renaldi, Mitra Mitra, Oktavia Dewi, Hetty Ismainar

Sari


Stunting adalah Kondisi gagal tumbuh pada anak balita berakibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak tersebut lebih pendek sebelum usianya. Jumlah prevalensi kasus Stunting di UPT Puskesmas Pelangiran tahun 2020 terjadi peningkatan yaitu 33,1% dari 27,8% tahun 2019. Tujuannya untuk mengetahui implementasi promosi kesehatan dalam program stunting. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan Rapid Assement Procedure (RAP) dengan pengolahan data mengunakan triangulasi data, triangulasi metode dan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan analisis isi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan penelusuran dokumen. Subjek penelitian sebanyak 10 orang. Hasil yang diperoleh adanya peraturan bupati KPts-36/PEM-TRJ/IX/2019 tentang pencegahan dan penanggulangan stunting terintegrasi, kurangnya koordinasi dengan lintas sektoral, masih kurang ketersediaan sumber daya manusia dengan 1 orang tenaga kesehatan promosi kesehatan, dan 1 orang  tenaga gizi di puskesmas, ketersediaan sarana dan prasarana terutama pengukur badan dan kurangnya dukungan keluarga pada pelaksanaan program Stunting. Berdasarkan hasil penelitian tentang Implementasi Promosi Kesehatan Dalam Program Stunting belum terlaksana dengan baik, ketersediaan sarana dan prasarana yang kurang, perlunya dukungan dari keluarga agar turunnya prevalensi stunting di UPT Puskesmas Pelangiran. Bagi Puskesmas diharapkan untuk melakukan koordinasi kembali untuk meningkatkan partisipasi perangkat desa dalam upaya program stunting, membuat inovasi pembuatan alat pengukur badan antropometri dengan memanfaatkan bahan yang ada di masyarakat.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Afifa, I. (2019). Kinerja Kader dalam Pencegahan Stunting: Peran Lama Kerja sebagai Kader, Pengetahuan dan Motivasi. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 30(4), 336–341.

BPPN. (2018). Pembangunan Gizi Di Indonesia. Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat.

Desyanti, C. (2017). Hubungan Riwayat Penyakit Diare, Pemberian ASI Eksklusif, dan Praktik Higiene dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.

Dinkes Indragiri Hilir. (2020). Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir. Tembilahan: Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir.

Erawati, M. N., & Wulandari, D. (2016). Buku Ajar Keperawatan Anak. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

FKM UI. (2019). Penguatan Kualitas Kesehatan bagi Ibu Hamil, Anak, dan Masyarakat di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor serta Penguatan Kualitas Kesehatan Reproduksi Pekerja Perempuan di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Laporan Akhir Program Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Wilayah.

Hardhana, B., Siswanti, T., Sibuea, F., Widiantini, W., Susanti, M. I., Pangribowo, S., … Maula, R. (2018). Data Dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia.

Jiang, Y., X, S., C, W., L, Z., X, Z., L, W., & Y, C. (2014). Prevalence and risk factors for stunting and severe stunting among children under three years old in mid-western rural areas of China. Child: Care, Health And Development, 41(1), 45–51.

Kemenkes RI. (2015). Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019 Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/Menkes/52/2015. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian PPN/ Bappenas. (2018). Pedoman Pelaksanaan Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten/Kota. Jakarta: Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional.

Notoatmodjo, S. (2012). Pendidikan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Permanasari, Murniyanti, & Sari, N. (2020). Tantangan Implementasi Konvergensi pada Program Pencegahan Stunting di Kabupaten Prioritas. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 30(4), 315–328.

Riskesdas Riau. (2019). Laporan Provinsi Riau Riskesdas 2018. Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (LPB).

Safitri, & Nindya. (2017). Hubungan Ketahanan Pangan dan Penyakit Diare dengan Stunting pada Balita 13-48 Bulan dikelurahan Manyar Sabarangan. Amerta Nutrition Journal, 1(2).

Turnip, S. (2018). Narration in Health Communication for Stunting. Journal of Health Promotion and Behavior, 3(4), 248–256.

Widyastuti, V. (2018). Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Balita Di Kelurahan Medokan Semampir Surabaya. Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

Wilyanarti, F. P. (2020). Peran Keluarga dan Pola Makan Balita Stunting. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(1).




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v4i3.1047

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.