SANITASI LINGKUNGAN DAN PERILAKU KELUARGA TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)

Arriy Saputra Cania, Oktavia Dewi, Agus Alamsyah

Sari


Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an acute febrile disease accompanied by hemorrhagic manifestations with a tendency to cause shock and can cause death, generally attacks children < 15 years, but it is possible to attack adults. In Rokan Hulu there was an increase in dengue cases for three years. the last year starting from 2017-2019. In 2017 there were 61 cases with an incidence rate of 15.95 per 100,000 population, in 2018 there were 77 cases with an incidence rate of 20.13 per 100,000 population, and in 2019 there were 79 cases with an incidence rate of 20.65 per 100,000 population.

Objective: to determine the relationship between environmental sanitation and family behavior on the incidence of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in Ujung Batu District, Rokan Hulu Regency.

Methods: This type of research is quantitative and case control design. The population in this study were all households in the Ujung Batu Health Center, with a sample of 105 people, the sampling technique used was simple random sampling. Using primary data, with instruments using observation sheets and questionnaires. Data analysis used univariate, bivariate and multivariate analysis.

Results: The type of water reservoir that does not meet the requirements has a risk of 7.183 times the incidence of DHF, the habit of sleeping in the morning and evening has a risk of 2.811 times to experience the incidence of DHF, and the cofounding variable is ventilation.

Conclusion: The type of water reservoir that does not meet the requirements and the habit of sleeping in the morning and afternoon have a significant effect on the incidence of dengue fever (DHF).

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Andriyani. (2017). Pelaksanaan Program Penanggulangan Demam Berdarah Dengue (Dbd) Dipuskesmas Hutabaginda Kecamatan Tarutung Tahun 2017. Universitas Sumatera Utara. Tesis

Andani. (2011). Ilmu Kesehtan Masyarakat. Yogyakarta : Nuha Medika

Chahaya, I. 2011. Pemberantasan Vektor Demam Berdarah Di Indonesia. Diunduh: 8 Maret 2011. http://repository.usu.ac.id/bitstream/12345678 9/ 3715/1/fkm-indra%20c5.pdf.

Depkes. RI. (2012). Panduan Penanganan DBD. www.http.jurnal.kesehatan.pdf.vol3421.

Enjang. (2009). Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta : Bina Pustaka

Emi, M., Armansyah, T dan Muhammad, H. (2013). Daya Larvasida Ekstrak Etil Asetat Daun Kemuning (Murraya paniculata (L) Jack) Terhadap Larva Nyamuk Aedes aegypti. Jurnal Medikal Veterinaria, Vol. 7, No. 1, 27-29.

Farhana, R., Awatef, K.F., Khanum, H., Akter, T. (2014). Prevalence Of Dengue Fevers Among The Patients Of Different Economic Status Attended At Local Hospital In Dhaka. Bangladesh J. Zool. Vol.42, No.2, 161-168.

Fathi. Keman S (2005. Peran faktor lingkungan dan perilaku terhadap penularan demam berdarah dengue di kota Mataram. Jurnal Kesehatan Lingkungan. Vol.2. No.1.

Hikamawati. (2011). Buku Ajar Epidemiologi. Jakarta Nuh Medika

Hidayat. (2007). Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisa Data. Jakarta : Salemba Medika

______. (2011). Ilmu Perilaku Manusia. Jakarta : Trans Info Media

Kementrian Kesehatan RI. 2007. Waspada Demam Berdarah. Jakarta: Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan Kemenkes RI.

Kristina, Isminah, Wulandari L. 2004. Demam Berdarah Dengue. Diunduh: 8 juni 2011.Http://www.litbang.depkes.go.id/maskes/052004/demamberdarah.h tml.

Utamadi. (2009). Penanganan Penyakit DBD. Jakarta : Bina Pustaka

Malasari, Sukma N.N. 2010. Perbedaan Faktor Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk dan Lingkungan di Desa Endemis dan Non Endemis DBD (Studi di Puskesmas Ngadiluwih, Kab. Kediri (Skripsi). Surabaya: Fakultas Kesehatan Masyarakat UNAIR.

Mubarokah. (2013). Upaya Peningkatan Angka Bebas Jentik Demam Berdarah Dengue Melalui Pergerakan Juru Pemantau Jentik Di RW I Kelurahan Dayang Kecamatan Purwodadi Kabupaten Geronggongan. www.http.jurnal.kesehatan.pdf.vol3421.

Notoatmodjo. (2007). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

___________. (2010). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

Profil Dinas Kesehatan Provinsi. (2013). Rekapitulasi Kasus DBD di Riau. www.http.komdat.com.

Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Indraagiri Hilir. (2013). Rekapitulasi Kasus DBD. www.http.komdat.com.

Rosidi, A.R. dan Adisasmito, Wiku. 2009. Hubungan Faktor Penggerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue (PSN-DBD) dengan Angka Bebas Jentik di Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. MKB Volume XLI No 2 Tahun 2009:80-86.

Sukowinarsih, T.I dan Cahyati, W.H. 2010.Hubungan Sanitasi Rumah dengan Angka Bebas Jentik Aedes Aegypti di Wilayah Kerja Puskesmas Sekaran Kota Semarang. Kemas volume 6 no 1 Juli-Desember 2010:43-51.

Suhardiono. 2005. Sebuah Analisis Faktor Risiko Perilaku Masyarakat terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Helvetia Tengah, Medan Tahun 2005. Jurnal Mutiara Kesehatan Indonesia vol 1 no 2 Desember 2005: 48-65.

Sabri. (2012). Statitik Kesehatan. Jakarta : Rajawali Press.

Swistantoro. (2009). Sosial Budaya dan Perilaku Kesehatan. Pekanbaru

Satari & Meliasari. (2013). Penyakit DBD di Kalangan Masyarakat www.http.medicastore.com

Rosidi, A.R. dan Adisasmito, Wiku. 2009. Hubungan Faktor Penggerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue (PSN-DBD) dengan Angka Bebas Jentik di Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. MKB Volume XLI No 2 Tahun 2009:80-86.

Sukowinarsih, T.I dan Cahyati, W.H. 2010.Hubungan Sanitasi Rumah dengan Angka Bebas Jentik Aedes Aegypti di Wilayah Kerja Puskesmas Sekaran Kota Semarang. Kemas volume 6 no 1 Juli-Desember 2010:43-51.

Suhardiono. 2005. Sebuah Analisis Faktor Risiko Perilaku Masyarakat terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Helvetia Tengah, Medan Tahun 2005. Jurnal Mutiara Kesehatan Indonesia vol 1 no 2 Desember 2005: 48-65.

Taviv, Y., Saikhu, A., dan Sitorus, H. 2010. Pengendalian DBD Melalui Pemanfaatan Pemantau Jentik dan Ikan Cupang di Kota Palembang. Buletin Penelitian Kesehatan Vol 38 no 4, 2010: 215-224. Yuka. (2013). Hubungan PHBS Lingkungan Dengan Kejadian DBD di Kecamatan Buleleng.www.http.jurnal.kesehatan.pdf.vol3421.

WHO. (2009). Demam Berdarah Dengue. Jakarta : ECG

Widodo NP. (2012). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD) di Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. (Tesis)

Winarsih S. (2012). Hubungan kondisi lingkunngan rumah dan perilaku PSN dengan kejadian DBD. Unnes Journal of Public Health. ISSN

Yudhastuti, R. dan Vidiyani, A. 2005. Hubungan Kondisi Lingkungan, Kontainer, dan Perilaku Masyarakat dengan Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes aegypti di Daerah Endemis Demam Berdarah Dengue Surabaya. Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 1 no 2 Januari 2005: 170-182.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v4i4.1164

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.