KERENTANAN DAN PENGUATAN KETANGGUHAN EKONOMI PASCA PANDEMI PADA PASAR TENAGA KERJA DI NEGARA ANGGOTA ORGANISASI KERJASAMA ISLAM
Sari
Krisis kesehatan pada masa Pandemi COVID-19 seketika diiringi dengan krisis ekonomi secara global di seluruh negara di dunia, termasuk negara-negara yang masuk dalam keanggotaan Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Penelitian literatur ini mencoba menganalisa efek pandemi terhadap negara-negara OKI yang sangat rentan terhadap krisis dan upaya penguatan ketangguhan dalam menghadapi krisis. Merangkum data-data yang diterbitkan oleh International Labour Organization (ILO), Statistical Economic and Social Research and Training Centre for Islamic Countries (SESRIC), dan berbagai laporan keuangan yang diterbitkan oleh European Investment Bank (EIB) dan World Bank Enterprise Surveys. Diharapkan dapat menjadi parameter dan acuan dalam memperkuat ketangguhan dalam menghadapi berbagai guncangan global. Tingkat kerentanan selain tergantung pada letak geografis dalam konteks perubahan iklim. Sudut pandang ekonomi menilai, dampak yang menimbulkan kerentanan melekat pada sistem keuangan, di mana diperlukan kebijakan adaptasi dan mitigasi untuk meminimalkan dampak guncangan dan memperkuat ketahanan sistem ekonomi sehingga dapat dengan mudah kembali ke posisi atau kondisi normal. Turunnya jumlah total lapangan sebanyak 114 juta pada tahun 2020 dan hilangnya 30 juta pekerjaan baru potensial akibat pandemi. Krisis ini telah membawa gangguan yang belum pernah terjadi sebelumnya di pasar tenaga kerja, yang semakin memperburuk kondisi kesempatan kerja yang menyebabkan hilangnya 53,6 juta pekerjaan di negara-negara OKI pada tahun 2020. Kondisi ini membutuhkan langkah-langkah kebijakan yang tepat agar melindungi dan mendukung tenaga kerja dalam mempertahankan dan mendapatkan kembali pendapatan mereka selama masa pemulihan. Tulisan ini mencoba merangkum berbagai rekomendasi kebijakan dari berbagai sumber yang disaranlan oleh lembaga-lembaga ekonomi dunia.
Kata Kunci: Kerentanan, Ketangguhan, Pasca Pandemi, Tenaga kerja
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Béné, C., Wood, R. G., Newsham, A., & Davies, M. (2012). Resilience: New Utopia or New Tyranny? Reflection about the Potentials and Limits of the Concept of Resilience in Relation to Vulnerability Reduction Programmes. In IDS Working Papers (Vol. 2012, Issue 405). https://doi.org/10.1111/j.2040-0209.2012.00405.x
Berg, A., & Pattillo, C. (1998). Are Currency Crises Predictable? ATest. In IMF Working Paper. Working Paper of the International Monetary Fund. https://www.imf.org/external/pubs/ft/wp/wp98154.pdf
European Investment Bank. (2021). Financial Report. In Financial Report 2020 (2021st ed., Vol. 8, Issue 2). European Investment Bank Group. https://doi.org/10.1080/15575330.1977.10878141
Guillaumont, P. (2009). An economic vulnerability index: Its design and use for international development policy. Oxford Development Studies, 37(3), 193–228. https://doi.org/10.1080/13600810903089901
Hnatkovska, V., & Loayza, N. (2003). VOLATILITY AND GROWTH. World Bank Document.
IIPC, Change, I. P. on C., & Extreme. (2012). MANAGING THE RISKS OF EXTREME EVENTS AND DISASTERS TO ADVANCE CLIMATE CHANGE ADAPTATION. In Christopher B. Field (Ed.), Managing the Risks of Extreme Events and Disasters to Advance Climate Change Adaptation: Special Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change (Vol. 9781107025). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9781139177245.009
ILO. (2021). Statistical youth update_260521_fin. June, 1–14. https://www.imf.org/en/Publications/WEO/Issues/2021/01/26/2021-world-economic-outlook-update
International Monetary Fund. (2021). World Economic Outlook: Recovery During a Pandemic. In World Economic Outlook (Issue May). https://iiep.gwu.edu/2021/10/26/imf-world-economic-outlook-recovery-during-a-pandemic-health-concerns-supply-disruptions-and-price-pressures/
McCarthy, J. J., Canziani, O. F., Leary, N. A., Dokken, D. J., & White, K. S. (2002). Climate change 2001: impacts, adaptation, and vulnerability. In Intergovernmental Panel on Climate Change (Vol. 39, Issue 06). https://doi.org/10.5860/choice.39-3433
Mechler, R., Linnerooth-Bayer, J., & Hochrainer-Stigler, S. (2011). Insurance against Losses from Natural Disasters in Developing Countries. Journal of Integrated Disaster Risk Management, 1(1), 59–81. https://doi.org/10.5595/idrim.2011.0013
Mwamadzingo, M., Akuupa, M. U., & Kazembe, L. N. (2021). Macroeconomic policies for jobs-led growth and recovery following the COVID-19 pandemic, with emphasis on sub-Saharan Africa. International Journal of Labour Research, 10(1/2), 65–80. http://widgets.ebscohost.com/prod/customlink/hanapi/hanapi.php?profile=4dfs1q6ik%2BHI6trd2JLhy6XO1eGS3NLlldzU0trT4ZLZ19elxNzcp6jHspXmyNipz6WP&DestinationURL=https%3A%2F%2Fsearch.ebscohost.com%2Flogin.aspx%3Fdirect%3Dtrue%26db%3Dsih%26AN%3D153400179%26site
Ramey, G., & Ramey, V. A. (1998). Cross-country evidence on the link between inflation volatility and growth. Applied Economics, 30(10), 1317–1326. https://doi.org/10.1080/000368498324931
Sesric, Statistical, E. and S. R. and T. C. for I. C. (2022). Socio-Economic Impact of The Covid-19 Pandemic in OIC Countries. Publication Department, SESRIC. https://sesricdiag.blob.core.windows.net/
World Economic Forum. (2021). Building Back Broader : Policy Pathways for an Economic Transformation. June, 77. https://www3.weforum.org/docs/WEF_GFC_NES_Policy_Pathways_for_an_Economic_Transformation_2021.pdf
DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v5i3.1319
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Negara Pengunjung

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.










