ANALISIS PERMINTAAN OBJEK WISATA ALAM LUBUK MINTURUN KECAMATAN KOTO TANGAH KOTA PADANG SUMATERA BARAT
Sari
Tujuan dari penelitian Analisis Biaya Permintaan Objek Wisata Pemandian Alam Lubuk Minturun Kecamatan Koto Tangah Kota Padang Sumatera Barat ini adalah untuk mengetahui karakteristik sosial ekonomi wisata alam Pemandian Lubuk Minturun dan mengetahui besaran nilai ekonomi yang ditunjukkan dengan surplus konsumen dan besar kesediaan jumlah membayar dan mengetahui pengaruh variabel biaya perjalanan, pendapatan, pendidikan, jarak dan usia terhadap tingkat kunjungan per 1000 penduduk pertahun. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Agustus sampai dengan September 2015 di Objek Wisata Pemandian Alam Lubuk Minturun Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, Sumatera Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi langsung terhadap responden di lapangan dan melakukan wawancara dengan menggunakan kusioner. Teknik analisis yang digunakan yakni metode biaya perjalanan (Travel Cost Method). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan berdasarkan tingkat kunjungan jenis kelamin sebagian besar adalah laki-laki (51,82%) dan perempuan (48,18%), Usia rata-rata sebagian besar 19-22 tahun (51,82%) dan terkecil di atas 50 tahun (3,63%), tingkat pendidikan sebagian besar adalah SMA/SMK/MA (54,55%) dan yang terendah D3 (2,73%), jenis pekerjaan sebagian besar adalah mahasiswa (48,18%) dan terkecil pensiunan (2,72%), pendapatan sebagian besar adalah Rp. 500.000 - 1.500 000 (62,72%) dan terkecil > 3.500.000 (0,90%), Jenis kenderaan yang paling banyak adalah sepeda motor (92,72%) dan paling sedikit mobil (7,27%), jenis kunjungan sebagian besar adalah rombongan (56,36%) dan paling sedikit keluarga (7,27%), tujuan berkunjung rekreasi adalah (100%), tingkat kunjungan yang paling tinggi adalah lebih dari tiga (50%) dan yang terendah pertama (16,36%), tingkat kepuasan terhadap fasilitas adalah memuaskan (48,18%) dan terendah kurang memuaskan (8,18%), tingkat kepuasan terhadap pengelolaan adalah memuaskan sebesar (62,72%) dan terendah kurang memuaskan (23,63%). Nilai ekonomi kesediaan berkorban adalah 625.699.599, nilai yang dikorbankan 613.573.186, dan nilai surplus konsumen 121.264.428,7.
Kata kunci: Analisis permintaan, metode biaya perjalanan, nilai ekonomi, wisata alam, Pemandian Lubuk Minturun.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Anonymous. 1990. Undang Undang Tentang ke Pariwisataan. Kementerian Kebudayaan dan Pariwista Republik Indonesia. Jakarta
Bambang, T. P dan Adi, K. Valuasi Ekonomi Objek Wisata Alam Punti Kayu Palembang. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam. Vol. VII No. 1: 13-23, 2010. http://google.doc.pdf.ptt/valuasiekonomi. (diakses tgl 29 Agustus 2015).
Djijono. 2002. Valuasi Ekonomi Menggunakan Metode Travel Cost Taman Wisata Hutan di Taman Wan Abdul Rachman Propinsi Lampung. Makalah Pengantar Falsafah Sains, 1-20, Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Hari, P; Bambang, S. dan Andi, G. 2013. Peluang Usaha Ekowisata di Kawasan Cagar Alam Pulau Sempu, Jawa Timur. Jurnal Penelitian Sosial dan EkonomiKehutanan.Vol.10.No.4.Hal.235-246. http://google.doc.pdf.ptt/valuasi/ekonomi. diakses tgl 29 Agustus 2015.
Gujarat. dan Damodar. 2003. Ekonometrika Dasar, edisi ketiga. Penerbit Erlangga. Jakarta.
Nurgiyantoro. B., Gunawan, Marzuki. 2004. Statistik Terapan Untuk Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial. Gadjah Mada University Press. Bulaksumur. Yogyakarta
Sudjana. 1996. Metoda Statistika. Edisi ke 6. Penerbit Tarsito. Bandung
Suparmoko. 1994. Ekonomi Sumberdaya Alam dan Lingkungan. Edisi 3. BPFE Yogyakarta. Yogyakarta
DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v4i3.1650
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Negara Pengunjung

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.










