HUBUNGAN PEMAHAMAN JENIS OPERASI DAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEMAUAN UNTUK REHABILITASI PADA PASIEN PASCA OPERASI FRAKTUR FEMUR

Rinaldi Prima Saputra, Fatimah Wahab Aliun, Zulfikar Zulfikar, Henry Widagdo Widagdo

Sari


Actions to avoid fracture complications are by carrying out rehabilitation. Patient understanding is very important to improve because if understanding is fulfilled it will help the healing process by carrying out rehabilitation as early as possible and can reduce anxiety in patients.To determine the relationship between understanding the type of surgery and the level of anxiety with the willingness to rehabilitate in patients after femur fracture surgery.The type of research used is quantitative research with an analytical survey research design. Sampling using the Total Sampling technique The number of samples in this study was 30 respondents. The analysis method used is a statistical test using the Kendall tau test.The results of this study indicate that (1) there is a relationship between understanding the type of surgery with the willingness to rehabilitate in patients after femur fracture surgery, the coefficient value of the p-value is 0.011 <0.05 with a closeness value of 0.471. (2) there is a relationship between the level of anxiety with the willingness to rehabilitate in patients after femur fracture surgery, the coefficient value of the p-value is 0.004 <0.05 with a closeness value of 0.555. The results of the hypothesis testing of the anxiety variable have a p-value of 0.472 and the understanding variable has a p-value of 0.014. Suggestion: Physiotherapy is expected to ensure that patients understand the type of surgery they are undergoing and to know the patient's anxiety level in order to increase their willingness to rehabilitate.

Keywords: Understanding of types of surgery, anxiety level, willingness to rehabilitate


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


AAOS (American Academy of Orthopedic Surgeons). 2012. Orthopedic Hip Replacement. Available at: http://orthoinfo.aaos.org/PDFs/A00377.pdf.

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. Asmadi. 2008. Konsep Dasar Fisioterapi. Jakarta: EGC.

Baradero, M. 2008. Fisioterapi Perioperatif Prinsip dan Praktik. Jakarta: EGC.

Budikasi, Friscillia Imelda Engel, dkk. 2015. Hubungan Pemberian Informed Consent dengan Tingkat Kecemasan Pasien Preoperasi Kategori Status Fisik I-

II Emergency American Society Of Anesthesiologists (ASA) di Instalasi Gawat Darurat RSUP Prf.DR.R.D.Kandou. Jurnal. Manado: Universitas Sam Ratulangi.

Brunner&Suddarth. 2014. Fisioterapi medikal bedah. Edisi 8. Volume 2. Jakarta: EGC.

Dahlan, Sopiyudin. 2014. Statistik untuk kedokteran dan kesehatan. Edisi 6. Jakarta: Epidemiologi Indonesia.

Desiartama Agus, & Wien Aryana .2017. Gambaran Karakteristik Pasien Fraktur Femur Akibat Kecelakaan Lalu Lintas Pada Orang Dewasa Di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah. E-Jurnal Medika.Vol. 6 No.5. ISSN: 2303-1395.

Dharma, Kusuma Kelana. 2011. Metodologi penelitian kesehatan : Panduan Pelaksanaan dan Menerapkan Hasil. Jakarta: Trans Infomedia.

Direja, Ade Herman Surya. 2011. Buku Ajar Rehabilitasi Fisioterapi Jiwa. Yogyakarta: Nuha Medika.

Faradillah, Eka Amanda. 2017. Karakteristik Tingkat Motivasi Pasien Mengikuti Rehabilitasi terhadap Status Fungsional Pasien Pasca Stroke di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar Periode September – Oktober 2017. Skripsi. Makassar: Universitas Hasanuddin.

Frisilia.2015. Hubungan Pemberian Informed Consent dengan Tingkat Kecemasan Pasien Preoperasi Kategori Status Fisik I-II Emergency American Society Of Anesthesiologists (ASA) di Instalasi Gawat Darurat RSUP Prof.DR.R.D. Kandou Manado. Skripsi. Manado: Universitas Sam Ratulangi.

Kozier, Barbara. 1995. Fundamental of Nursing. Calofornia : Copyright by Addist Asley Publishing Company.

Helmi, Zairin Noor. 2012. Buku Saku Kedaruratan Bedah Ortopedi. Jakarta: Salemba Medika. 2013. Buku Ajar Gangguan Muskuluskeletal. Jakarta: Salemba Medika.

Hidayat, A.A. 2009. Metode Penelitian Fisioterapi dan Teknik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika

Hoppenfeld, S.dkk. 2011. Terapi dan Rehabilitasi Fraktur. Jakarta: EGC.

Indri, Ummami Vanesa, dkk. 2014. Hubungan antara Nyeri, Kecemasan dan Lingkungan dengan Kualitas Tidur pada Pasien Post Operasi Apendisitis. Jurnal. Riau: Universitas Riau.

Iswari M.F.2012. Gambaran Tingkat Nyeri Dan Kecemasan Pasien Post Operasi Orthopedi Di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Jurnal Fisioterapi: STIKES Muhammadiyah Palembang. http://www.Journalstikesmp.ac.id. Pdf.

Iza, Riana Nurul. 2018. Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Pelaksanaan Mobilisasi Dini pada Pasien Post Operatif Fraktur Femur di RSO Prof. DR.R Soeharso Surakarta. Skripsi. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Kustiawan, Ridwan & Enggar Lesharini. 2014. Pengalaman Pemberian Informed Concent Tindakan Pembedahan pada Pasien Pre Operatif Elektif di Ruang IIIA RSU Kota Tasikmalaya. Jurnal. Tasikmalaya: Bakti Tunas Husada.

Laswati, Hening. dkk. 2015. Buku Ajar Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Edisi 3. Jakarta: Sagung Seto.

Majid, Abdul, et al. 2011. Fisioterapi Perioperatif. Edisi 1.Yogyakarta: Goysen Publishing

NANDA.2015.Buku Diagnosa Fisioterapi Definisi dan Klasifikasi 2015-2017. Jakarta: EGC

Notoatmodjo, S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Perdana, Tommy Bayu. 2013. Hubungan antara dukungan keluarga dengan kemauan pasien Ca serviks untuk kemoterapi di RSUD Dr. Moewardi. Skripsi. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Prasasti, C.A. 2012. Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Insomnia di Posyandu Usia Lanjut Jati Husada Jatisawit Balecatur Gamping Sleman. Skripsi. Yogyakarta: STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta.

Republik Indonesia.1997. Undang – Undang No.4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat. Lembaran Negara RI Tahun 1997. Jakarta: Sekretariat Negara.

Riyanto, A. 2011. Aplikasi Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Ropyanto, C.B., dkk. 2013. Analisis Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Status Fungsional Paska Open Reductiom Internal Fixation (ORIF) Fraktur Ekstremitas. Jurnal. Semarang: Universitas Diponegoro.

Sari, Novita. 2011. Hubungan antara kemauan belajar dengan prestasi belajar siswa akomodasi perhotelan di SMK karya rini Yogyakarta.skripsi.Yogyakrta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Slameto.2010. Belajar dan faktor yang mempengaruhinya.Jakarta:Rineka Cipta. Sudijono, Anas. 2011. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Sudaryono.2012. Dasar – Dasar Evalusi Pembelajaran. Yogyakarta: Graha Ilmu. Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Bandung: Alfa Beta.

. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Bandung: Alfa Beta.

. 2016. Statistik untuk Penelitian. Bandung: Alfa Beta.

Sulistyaningsih, 2016. Gambaran Kulaitas Hidup pada Pasien Pasca Open Reduction Internal Fixation (ORIF) Ekstremitas Bawah di Poli Ortopedi RS Ortopedi Prof. DR. R. Soeharso Surakarta. Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro.

Sunyoto, Danang. 2013. Statistik untuk Para Medis. Bandung: Alfa Beta. Suratun, dkk. 2008. Klien Gangguan Sistem Muskuluskeleta. Jakarta: EGC. Syamsuhidajat, R., dkk. 2010. Buku Ajar Ilmu Bedah Edisi 3. Jakarta: EGC

Wardhani, Irma Okta & Santi Martini. 2015. Hubungan antara Karakteristik Pasien Stroke dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Menjalani Rehabilitasi. Jurnal. Surabaya: Universitas Airlangga.

Widyapratiwi, Risma. 2014. Tingkat Pemahaman Pasien terhadap Kebutuhan Pemeriksaan Radiografi Gigi Sesuai Indikasi pada Rumah Sakit Gigi dan Mulut UNHAS. Skripsi. Makassar: Universitas Hasanuddin.

Wulansari, Ni Made Ayu, dkk. 2015. Pengaruh Ambulasi Dini terhadap Peningkatan Pemenuhan Activity Of Daily Living (ADL) pada Pasien Post Operasi Fraktur Ekstremitas di RSUD Ambarawa. Jurnal. Semarang: STIKES Tlagareja Semarang




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v7i3.3112

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.