PENGUATAN IMPLEMENTASI EVALUASI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KONTEKS KURIKULUM MERDEKA: KAJIAN LITERATUR
Sari
Curriculum evaluation is a crucial component in improving the quality of Islamic Religious Education (PAI). It is not only positioned as the final stage of curriculum development but also serves as a basis for continuous improvement in teaching implementation. This study aims to analyze the implementation of an evaluation-based PAI curriculum in the planning, learning process, and student assessment aspects. A literature review method was used focusing on curriculum evaluation theory and its implementation in educational institutions. The results indicate that implementing an evaluation-based curriculum requires PAI teachers to continuously reflect, monitor, and comprehensively assess the learning process to provide constructive feedback. Therefore, evaluation becomes an instrument that supports the realization of a more adaptive and responsive curriculum aligned with students' needs and societal demands.
Keywords: curriculum evaluation, Islamic religious education, implementation, assessmentTeks Lengkap:
PDFReferensi
Arifin, Z. (2017). Evaluasi Pembelajaran: Prinsip, Teknik, dan Prosedur. Remaja Rosdakarya.
Azizah, R. (2023). Implementasi portofolio dalam meningkatkan praktik ibadah peserta didik. Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 145–156.
Fatimah, N., & Sutrisno, S. (2021). Evaluasi kurikulum berbasis karakter dalam mata pelajaran PAI. Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 9(1), 55–67.
Fitriani, H., & Rahmadani, R. (2020). Peran guru sebagai evaluator dalam pembelajaran PAI di era digital. Jurnal Tarbiyah Al-Ulya, 6(2), 101–110.
Hidayat, A. (2024). Penerapan asesmen autentik dalam peningkatan kualitas pembelajaran PAI di sekolah menengah. Jurnal Tarbiyah Nusantara, 8(1), 55–66.
Ibrahim, M. (2022). Tantangan evaluasi kurikulum pada era transformasi digital. Jurnal Teknologi Pendidikan Islam, 7(3), 200–212.
Kemendikbud. (2021). Panduan Pembelajaran dan Asesmen dalam Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kemenag RI. (2020). Standar Kompetensi PAI dan Budi Pekerti pada Satuan Pendidikan. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE.
Mustaqim, M. (2020). Pemanfaatan teknologi dalam evaluasi pembelajaran PAI di era digital. Jurnal Edukasi Islam, 5(1), 22–34.
Nengsih, S. (2022). Tantangan guru PAI dalam pelaksanaan asesmen autentik. Jurnal Pendidikan Islam Modern, 10(1), 77–88.
Popham, W. J. (2017). Classroom Assessment: What Teachers Need to Know (8th ed.). Pearson.
Print, M. (2018). Curriculum Development and Design (3rd ed.). Allen & Unwin.
Rahmawati, L. (2021). Supervisi akademik dalam memperkuat implementasi penilaian PAI di madrasah. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 9(2), 101–113.
Ramadhan, T., & Hasanah, M. (2023). Evaluasi pembelajaran PAI berbasis asesmen formatif. Jurnal Evaluasi Pendidikan Islam, 7(2), 88–99.
Sari, D. P. (2022). Penerapan asesmen portofolio untuk mengukur sikap religius peserta didik. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 19(3), 95–104.
Sudjana, N. (2020). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Sinar Baru Algensindo.
Susanto, A. (2021). Pengembangan Pembelajaran PAI. Kencana.
Syafri, M. (2023). Analisis kebijakan evaluasi kurikulum pada satuan pendidikan Islam. Jurnal Kebijakan Pendidikan Islam, 5(1), 1–12.
Wijayanti, E. (2020). Implementasi asesmen autentik dalam pembelajaran PAI di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 8(2), 123–135.
DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v8i2.3620
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Negara Pengunjung

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.










