PELAKSANAAN GANTI KERUGIAN PEMBANGUNAN JALAN TOL PADANG–SICINCIN (STUDI KASUS: KANTOR KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONAL (ATR/BPN) KABUPATEN PADANG PARIAMAN)

Susanti Sembiring, Siti Fatimah Zuleika

Sari


Abstract: One of the most important stages in land acquisition for development in the public interest is the compensation mechanism. Within this mechanism, there is a stage known as deliberation for the determination of compensation. In many land acquisition cases, the deliberation process often fails to reach an agreement. This condition is caused by objections and refusals from rights holders regarding the amount or value of compensation determined by the government. This study describes the actual conditions of land acquisition implementation in Padang Pariaman Regency at the location of the Padang–Sicincin Toll Road Project. It explains the role of the Ministry of Agrarian Affairs and Spatial Planning/National Land Agency (ATR/BPN) Office as the technical implementer, the stages of land acquisition, and the compensation valuation process conducted by the Independent Appraisal Team.  The main findings indicate that the compensation value is widely rejected by the community because it is considered too low and does not include non-physical losses. The deliberation mechanism is also perceived as less participatory, thereby triggering conflicts. Nominative data, appraisal results, and field studies serve as concrete evidence of these issues. Based on the research results, this study analyzes the discrepancy between theory and practice in the implementation of compensation for toll road projects. The research identifies that the compensation mechanism has not fully reflected the principles of justice, transparency, and deliberation as regulated in the prevailing laws and regulations. Factors such as the dominant governmental approach, limited community participation, and the exclusion of non-physical compensation are identified as the main causes of conflict. This analysis is strengthened by interview findings and comparisons with positive law provisions. 

Keywords: Compensation, Toll Road, Padang, Sicincin.

Boedi Harsono, Hukum Agraria Indonesia: Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, Jakarta: Djambatan, 2008

Boedi Harsono, Hukum Agraria Indonesia: Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, Djambatan, Jakarta, 2005

Erna Dwi Lestari, Implementasi Kebijakan Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum, Rajawali Press, Jakarta, 2015

D. Santoso, Prinsip-Prinsip Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Kepentingan Umum, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2020

DalamPetunjuk Teknis SPI306,Komite PenyusunStandarPenilaianIndonesiadan Masyarakat PenilaiIndonesia (MAPPI),2015.

John Rawls, A Theory of Justice, Harvard University Press, 1971

Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jaringan Jalan Tol Trans Sumatera, Kementerian PUPR, 2023.

Kusumaatmadja, Pengantar Hukum Pembangunan, Bandung: Alumni, 2002

Konsorsium Pembaruan Agraria, 2017. Reformasi Agraria di Bawah Bayangan Investasi, Catatan Akhir Tahun 2017

M. Kusumawati, Analisis Konflik Pengadaan Tanah dalam Pembangunan Jalan Tol di Indonesia, Jurnal Hukum & Pembangunan, vol. 7, no. 1 2021

Maria S.W. Sumardjono, Tanah dalam Perspektif Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya, Jakarta: Kompas, 2009

Maria Sumardjono, Kebijakan Pertanahan Antara Regulasi dan Implementasi Gadjah Mada University Press, Yogyakarta, 2009

Muchsin, Pendaftaran Tanah dan Sertifikasi Hak Atas Tanah, Citra Aditya Bakti, Bandung, 2012

R. Wirawan, Aspek Sosial dalam Pengadaan Tanah untuk Infrastruktur di Indonesia, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2019

Sudikno Mertokusumo, Hukum Acara Perdata Indonesia, Yogyakarta: Liberty, 2010

Satjipto Rahardjo, Hukum dalam Jagat Ketertiban, Genta Publishing, Yogyakarta, 2006, hlm

Siti Sundari Rangkuti, Hukum Agraria dan Hak-Hak Atas Tanah, Rajawali Press, Jakarta, 2018

John W Brush, Reforming Land Law to Acieve Development Goals on Land Law Reform, The International Bank for Reconstruction and Development/World Bank Washington D, 2006.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Boedi Harsono, Hukum Agraria Indonesia: Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, Jakarta: Djambatan, 2008

Boedi Harsono, Hukum Agraria Indonesia: Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, Djambatan, Jakarta, 2005

Erna Dwi Lestari, Implementasi Kebijakan Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum, Rajawali Press, Jakarta, 2015

D. Santoso, Prinsip-Prinsip Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Kepentingan Umum, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2020

Dalam Petunjuk Teknis SPI 306, Komite Penyusun Standar Penilaian Indonesia dan Masyarakat Penilai Indonesia (MAPPI), 2015.

John Rawls, A Theory of Justice, Harvard University Press, 1971

Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jaringan Jalan Tol Trans Sumatera, Kementerian PUPR, 2023.

Kusumaatmadja, Pengantar Hukum Pembangunan, Bandung: Alumni, 2002

Konsorsium Pembaruan Agraria, 2017. Reformasi Agraria di Bawah Bayangan Investasi, Catatan Akhir Tahun 2017

M. Kusumawati, Analisis Konflik Pengadaan Tanah dalam Pembangunan Jalan Tol di Indonesia, Jurnal Hukum & Pembangunan, vol. 7, no. 1 2021

Maria S.W. Sumardjono, Tanah dalam Perspektif Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya, Jakarta: Kompas, 2009

Maria Sumardjono, Kebijakan Pertanahan Antara Regulasi dan Implementasi Gadjah Mada University Press, Yogyakarta, 2009

Muchsin, Pendaftaran Tanah dan Sertifikasi Hak Atas Tanah, Citra Aditya Bakti, Bandung, 2012

R. Wirawan, Aspek Sosial dalam Pengadaan Tanah untuk Infrastruktur di Indonesia, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2019

Sudikno Mertokusumo, Hukum Acara Perdata Indonesia, Yogyakarta: Liberty, 2010

Satjipto Rahardjo, Hukum dalam Jagat Ketertiban, Genta Publishing, Yogyakarta, 2006, hlm

Siti Sundari Rangkuti, Hukum Agraria dan Hak-Hak Atas Tanah, Rajawali Press, Jakarta, 2018

John W Brush, Reforming Land Law to Acieve Development Goals on Land Law Reform, The International Bank for Reconstruction and Development/World Bank Washington D, 2006.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v8i2.3750

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.