DILEMA PADAT KARYA TUNAI DESA DALAM MODAL SOSIAL MASYARAKAT DI NAGARI KOTO TUO, KECAMATAN IV NAGARI, KABUPATEN SIJUNJUNG, PROVINSI SUMATERA BARAT
Sari
Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang didanai melalui Dana Desa bertujuan membuka peluang kerja dan menambah penghasilan warga lewat kegiatan pembangunan desa, namun pelaksanaannya di Nagari Koto Tuo, Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung, masih menemui sejumlah kendala terutama pada pembangunan fisik, sehingga studi ini mengkaji bagaimana pelaksanaan PKTD di nagari tersebut, kendala yang dihadapi, serta persoalan sosial yang timbul, dengan metode kualitatif deskriptif yang datanya dikumpulkan melalui observasi, wawancara bersama Pj. Wali Nagari, Kaur Keuangan, dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), serta dokumentasi. Hasil studi memperlihatkan bahwa minat warga untuk terlibat dalam PKTD tergolong rendah karena upah yang diberikan tidak sebanding dengan pekerjaan lain di sekitar yang menawarkan bayaran lebih tinggi dan jam kerja lebih luwes, dan aturan alokasi minimal 50% anggaran untuk upah tenaga kerja justru menyulitkan pembangunan fisik seperti jalan dan drainase yang memerlukan biaya material cukup besar, dan dari sini terlihat adanya kesenjangan antara regulasi pemerintah dan kenyataan di lapangan, maka pelaksanaan PKTD di desa sebaiknya dirancang lebih luwes agar selaras dengan keadaan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
Kata Kunci: Padat Karya Tunai Desa, Dana Desa, modal sosial, gotong royongTeks Lengkap:
PDFReferensi
Bourdieu, P. (1977). Outline of a Theory of Practice. Cambridge University Press.
Bourdieu, P. (1986). The forms of capital. Dalam J. Richardson (Ed.), Handbook of Theory and Research for the Sociology of Education (hlm. 241–258). Greenwood Press.
Dwiyanto, A. (2021). Reformasi birokrasi publik di Indonesia. Gadjah Mada University Press.
Haeril, H., Brasit, N., Nursyamsi, I., & Jusni, J. (2024). Pengaruh dana desa dan PKTD terhadap pertumbuhan ekonomi desa. Indonesian Annual Conference Series.
Haryono, D., Silviana, E., & Nuraisyah, N. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui pola PKTD dari dana desa. Jurnal Administrator.
Kurnia, U. E., & Widhiasthini, N. W. (2021). Evaluasi kebijakan padat karya tunai dalam pemberdayaan masyarakat desa. Jurnal Ilmiah Muqoddimah.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Sage Publications.
Nugroho, R. (2018). Public policy. Elex Media Komputindo.
Prihatini, J., Pratama, D., & Wijaya, I. M. A. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui program Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia.
Risa, H., Badaruddin, B., & Tanjung, M. (2021). Implementasi PKTD dalam mengatasi kemiskinan. Jurnal Perspektif.
Rohimah, S. N., Kurnia, D., & Fujilestari, N. A. (2024). Implementasi PKTD dalam mengurangi pengangguran. Praxis Idealist.
Setiawan, M. Y. A., & Megawati, S. (2022). Evaluasi kebijakan PKTD di Desa Pekarungan. Jurnal Publika.
Soetomo, S. (2019). Pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. Pustaka Pelajar.
Sugiyono, S. (2019). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Sutoro Eko. (2018). Dana desa dan transformasi pembangunan pedesaan. Forum Pengembangan Pembaharuan Desa.
Wahab, S. A. (2017). Analisis kebijakan publik. Bumi Aksara.
DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v8i11.3929
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Negara Pengunjung

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.










