PERANAN MOTIVASI DAN KREATIVITAS DALAM PROSES BELAJAR DAN PEMBELAJARAN

Silvia Anggreni BP, Neviyarni Suhaili

Sari


Belajar tidak dibatasi oleh waktu dan tempat. Kita dapat belajar kapan saja dan dimana saja, dalam pengalaman belajar akan menemui pengalaman belajar yang menyenangkan serta pengalaman belajar yang tidak menyenangkan. Belajar merupakan suatu kegiatan yang subyektif, yang artinya bahwa kita sendiri yang akan menentukan mau atau tidak mau belajar. Akibat dari proses belajar kita akan memperoleh pembelajaran yang berharga. Dalam belajar dan pembelajaran siswa membutuhkan dorongan motivasi untuk belasar supata memiliki prestasi belajar yang cemerlang. Motifasi yang diberika guru juga akan menghasilkan siswa yang kreatif. Belajar kreatif berhubungan erat dengan penghayatan terhadap pengalaman belajar yang sangat menyenangkan. Kreativitas anak akan didorong oleh motivasi baik secara internal maupun eksternal.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ali, Muhammad. 1983. Guru dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algerindo. Sahabuddin. 2007. Mengajar dan Belajar. Makassar: Badan Penerbit UNM.

Arifin, Zainal. 2012. Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

A Tabrani 1989. Pendekatan Dalam Proses Belajar Mengajar, Remadja Karya, Bandung.

Budiarti, Yesi. 2015, Pengembangan Kemampuan Kreativitas dalam Pembelajaran IPS. Jurnal Pendidikan Ekonomi UM Metro. Vol.3.No. Metro Lampung: Universitas Muhammadiya Metro Lampung.

Djamarah, Syaiful Bahri. 2002. Psikologi Belajar, Jakarta: Rineka Cipta.

____________ 2010. Guru dan Anak Didik. Jakarta: Rineka Cipta.

Engkoswara, dan Aan Komariah. 2010. Administrasi Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Emda, Amna. 2017. Kedudukan Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran. Lantanida Jurnal, Vol. 5 No. 2 hal. 93-196.

Kompri. (2016). Motivasi Pembelajaran Perspektif Guru dan Siswa. Bandung: PT Rosda Karya.

Mulyasana, Dedi.2012. Pendidikan Bermutu dan Berdaya Saing. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Munandar, Utami. (1999). Kreativitas dan Keberbakatan (strategi mewujudkan potensi kreatif dan bakat). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Slameto. (1991). Belajar dan Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Bumi Aksara.

_____________ 2010. Belajar dan Faktor-faktor yangMempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sardiman. 1986. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press.

Siregar, Eveline dan Nara, Hartini.2011. Teori Belajar dan Pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.

Sidjabat. BS. 2000. Menjadi Guru Profesional: Sebuah Perspektif Kristiani, Bandung: Kalam Hidup.

Suyanto, Asep Jihad. 2013. Menjadi Guru Profesional : Strategi Meningkatkan Kualifikasi dan Kualitas di Era Globalisasi. Jakarta: Esensi

UU RI No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Winkel,. Psikologi Pengajaran, Jakarta: Gramedia, 1996

Wijaya, Cece dan Tabrani Rusyan. 1991. Kemampuan Dasar Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Yohanes Joko Saptono. 2016. Motivasi Dan Keberhasilan Belajar Siswa. Jurnal Regula Fidei. Volume I, Nomor 1, Februari 2016. Halaman 189–212.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v2i3.582

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.