BAKAT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PROSES BELAJAR DAN PEMBELAJARAN

Rahmi Septia Sari, Nevi Yarni Suhaili

Sari


Bakat dapat diartikan sebagai sebuah kamampuan khusus atau suatu pertanda kemampuan yang sangat menonjol atau lebih mencolok yang terdapat pada diri seseorang, yang secara cepat dapat menyelesaikan dan merespon, hal ini dapat dilihat dari bagaimana cara siswa menerima latihan-latihan, tugas-tugas, atau hal-hal tertentu. Bila seseorang mengetahui keunggulannya dalam suatu bidang, maka ia akan terasa lebih mudah dalam memanfaatkan peluang dalam makna mempelajari dan mengembangkpan bakatnya. Dengan kemampuan bakat, tentu seseorang akan mempunyai peluang besar untuk meraih keberhasilan pada masa mendatang. Sedangkan motivasi merupakan suatu cara pendorong usaha yang disadari untuk mempengaruhi tingkah laku seseorang agar ia bergerak hatinya untuk bertindak melakukan sesuatu sehingga mencapai hasil dan tujuan tertentu. Dengan demikian dapat dilihat bagaimana pengaruh bakat terhadap motivasi belajar siswa dalam proses belajar dan pembelajaran. Bakat akan dapat tercapai atau terwujud dengan adanya motivasi yang kuat dari dalam diri individu untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai. Apabila Bakat teraplikasi sesui bidang yang ditekuni siswa, hal itu kan memperkuat keberhasilan untuk mencapainya.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arifin, Zainal. 2012. Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

A Tabrani 1989. Pendekatan Dalam Proses Belajar Mengajar, Remadja Karya, Bandung.

Boud, D., Cohen, R., and Sampson, J. (2001) Peer learning in higher education: Learning from and with each other. London: Kogan Press

Djamarah, Syaiful Bahri. 2002. Psikologi Belajar, Jakarta: Rineka Cipta.

Mulyasana, Dedi.2012. Pendidikan Bermutu dan Berdaya Saing. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Munandar, Utami. (1999). Kreativitas dan Keberbakatan (strategi mewujudkan potensi kreatif dan bakat). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Rothbart,M.K.& Bates,J.E. (1998). Temperament. In W. Damon (Ed.), Handbook of Child Psychology (5th ed.,Vol.3). New York : wiley

Santrock, John,W. (2009). Educational Psychology(Ed.4). New York. Mc.Graw Hill.

Slameto. (1991). Belajar dan Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Bumi Aksara.

Sardiman. 2007. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press.

Siregar, Eveline dan Nara, Hartini.2011. Teori Belajar dan Pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.

Sidjabat. BS. 2000. Menjadi Guru Profesional: Sebuah Perspektif Kristiani, Bandung: Kalam Hidup.

Suyanto, Asep Jihad. 2013. Menjadi Guru Profesional : Strategi Meningkatkan Kualifikasi dan Kualitas di Era Globalisasi. Jakarta: Esensi

UU RI No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Winkel,. Psikologi Pengajaran, Jakarta: Gramedia, 1996

Wijaya, Cece dan Tabrani Rusyan. 1991. Kemampuan Dasar Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosda Karya.




DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v2i5.583

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jumlah Kunjungan

Negara Pengunjung

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.