PERENCANAAN FENDER DERMAGA (JETTY) KAPAL DENGAN BOBOT 10000 DWT
Sari
Kapal yang merapat ke dermaga masih mempunyai kecepatan baik yang digerakkan oleh mesinnya sendiri (kapal kecil) maupun ditarik oleh kapal tunda (untuk kapal besar). Pada waktu merapat tersebut akan terjadi benturan antara kapal dan dermaga. Walaupun kecepatan kapal kecil tetapi karena massanya sangat besar, maka energi yang terjadi karena benturan akan sangat besar. Untuk menghindari kerusakan pada kapal dan dermaga karena benturan tersebut maka di depan dermaga diberi bantalan yang berfungsi sebagai penyerap energi benturan. Bantalan yang ditempatkan di depan dermaga disebut dengan fender. PadaTugasAkhirini,besarnyaenergibenturanyangdisebabkanoleh kapaldan dermaga akan diserap oleh fender. Besarnya energibenturanyang disebabkan oleh kapal yang merapat ke dermaga dapat diperoleh dengan menentukan koefisien blok pada kapal, koefisien massa kapal, koefisien eksentrisitaskapal terhadapdemaga,kecepatan merapatkapaldalamarah tegak lurus.Gayayang diteruskankedermagatergantung padatipefender dandefleksi fenderyang diijinkan.Ketikakapalmembenturfender,fendertersebutakan mengalamidefleksi (pemampatan)danmeneruskan gaya benturan ke struktur dermaga. Perencanaanfenderditentukanberdasarkanbesarnyaenergiyang diserap akibatbenturankapal.
Teks Lengkap:
Hal 152-157Referensi
Dr. Ir. Triatmodjo Bambang (1996), Pelabuhan, Penerbit Beta Offset, Yogyakarta.
Dr. Ir. Triatmodjo Bambang (2010)Pelabuhan, Penerbit Beta Offset, Yogyakarta.
Asiyanto(2008),Metode Konstruksi Bangunan Pelabuhan, Penerbit Universitas Indonesia(UI Press). Jakarta.
OCDI (2002). Technical Standards and Commentaries for port and Harbour Facilies in Japan.
PIANC (2002). Guidelines for the Design of Fender Systems.
DOI: https://doi.org/10.33559/eoj.v1i1.93
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Negara Pengunjung

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.










